Hindari Serangan ASMA dengan Ceria

Asma itu penyakit yang penting diperhatikan, karenanya tidaklah mengherankan apabila telah ditetapkan tanggal 1 Mei : Hari Asma Sedunia. Dan kita pun mungkin tidak mengira, bahwa :

•    Amerika Serikat mengantongi predikat sebagai negara dengan tingkat kematian tertinggi akibat asma.
•    Di Inggris, penyakit asma telah membunuh 3 orang setiap harinya dan setiap 7 menit seseorang dibawa ke rumah sakit akibat serangan asma fatal. Hal ini sesuai dengan penelitian terbaru yang menemukan bahwa sepertiga penderita asma berisiko tinggi mengalami serangan asma yang fatal.
•    Penyakit asma dan gangguan fungsi paru lebih banyak dialami oleh perempuan yang mendapatkan menstruasi pertamanya sebelum usia 10 tahun. Perempuan yang mendapatkan menstruasi pertama pada usia 13 tahun ke atas lebih sedikit yang mengalami asma.
•    Berdasarkan survei dari tahun 2009-2012 BPOM, obat-obat yang paling sering dipalsukan adalah obat-obatan lifestyle, termasuk obat inhaler untuk asma.

RESIKO Asma :
Jadi penderita asma (atau ibu dari anak yang menderita asma) harus MENYADARI SEPENUHNYA RISIKO penyakit asma.
•    Asma yang menahun dapat menyebabkan batuk kronis/akut yang menahun, serta migren.
•    Orang-orang yang dirawat di rumah sakit akibat penyakit asmanya dalam 6 bulan terakhir cenderung mengalami peningkatan risiko serangan asma yang serius.

GEJALA Asma tidak sama untuk setiap orang, baik beratnya maupun jenisnya. Bahkan, pada orang yang sama, setiap serangan yang berbeda gejala bisa berbeda.
1.    Bila di pipi kanan ada kemerahan atau ruam, ini menunjukkan adanya peradangan pada saluran pernapasan atau alergi asma.
2.    Merasa sangat lelah saat beraktifitas fisik.
3.    Nafas pendek, mudah sesak, nafas bunyi (mengik, wheezing) atau batuk setelah beraktifitas fisik, dada terasa sesak, nyeri dan tertekan.
4.    Sering pilek karena alergi (bersin, hidung berair, batuk, bengkak hidung, radang tenggorakan, dan sakit kepala)
5.    Sulit tidur di malam hari.
6.    Batuk membandel

PENYEBAB :

1.    Asma bisa dipicu sejak ibu hamil dan saat bayi.
a.    Saat hamil kebanyakan memakai perangkat elektronik listrik seperti pengering rambuh dan microwave. Pengaruh medan elektromagnetik yang ditimbulkan saat dipakai ibu hamil dapat meningkatkan risiko asma.
b.    Depresi dan stres saat hamil lebih berisiko memiliki anak lahir asma.
c.    Bayi yang dilahirkan lewat operasi caesar atau bayi prematur lebih berisiko mengidap asma.
d.    Gaya hidup yang takut dan menghindari bakteri justru semakin meningkatkan risiko asma. Karena bayi yang terlalu dijaga kebersihannya ternyata lebih rentan sakit ketika dewasa. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa paparan bakteri di awal kehidupan sangat penting bagi anak-anak agar tidak gampang terserang penyakit.

2.    Pada saat bayi kurang atau tidak mendapat ASI eksklusif yang memadai, sehingga dapat memperlemah sistem pernapasan. Penyebab lain adalah karena mendapat antibiotik pada usia satu minggu, sang ibu meminum parasetamol selama kehamilan, dan sebelum usia 9 bulan kurang mendapat ikan.

3.    Anak yang tinggal dengan orangtua yang stres lebih mudah menderita penyakit paru, termasuk asma. Begitu juga anak rewel saat batuk, lalu memburuk ketika dimarahi dan tidak diatasi, bisa memicu serangan asma.

4.    Penderita asma sangat MEREMEHKAN RISIKO terserang asma.

5.    Hewan pemeliharaan bisa memicu asma.

6.    LANTAI & KARPET KOTOR karena tumpahan makanan, lemak, dan lalu lalang manusia & hewan peliharaan, bisa menjadi tempat kotor untuk bermain, dan dapat dihinggapi tungau, jamur, partikel makanan, kotoran luar, dan bahkan potongan serangga yang pada akhirnya dapat memicu alergi & serangan asma.

7.    Meminum tanpa sengaja klorin yang terdapat di dalam kolam renang bisa meningkatkan risiko asma.

8.    Memiliki tingkat rendah dari vitamin D yang dapat membuat gejala asma memburuk. Sebagian besar pasien asma dengan kadar rendah dari vitamin D hampir 6 kali lebih mungkin untuk mengalami gejala asma.

9.    Antisipasi serangan asma di awal musim hujan, dan perhatikan asupan gizi pada awal musim hujan.

10.    Asap kabut, udara panas yang kotor berpolusi dan paparan asap rokok dapat berbahaya bagi penderita asma.

11.    Bantal busa yang bukan terbuat dari lateks alami bisa memicu asma.

12.    Stress kronis dan abadi, serta depresi.

13.    Hasil studi menunukkan berat badan yang berlebihan (gemuk / obesitas) serangan asmanya lebih sering dan parah dan badan terlalu kurus lebih berisiko terkena asma.

14.    Bahan-bahan PENGHARUM & aromaterapi ditengarai dapat memperburuk alergi & asma. Semprotan pembersih & penyegar udara sesedikit seminggu sekali bisa berkontribusi sebanyak 1dari tujuh kasus asma pada orang dewasa.

SOLUSI : Gunakan pendekatan Triple A (Avoid Ashtma Attack atau Hindari Serangan Asma) atau pendekatan lain yang dapat mengurangi dan menyembuhkan asma.

1.    Kendalikan stress dengan DOA, DZIKIR, relaksasi, banyak bersilaturahmi, tour/berwisata.

2.    Proaktif mencegah gejala asma dengan herbal alami. Minum juga obat anti alergi yang berasal dari herbal alami.

3.    HINDARI :
a.    obat nyamuk bakar, juga hindari polusi udara. Gunakan penutup hidung saat berkendaraan roda dua atau saat di area publik yang berpolusi.
b.    Acetaminophen, Aspirin dan Ibuprofen, serta hindari penyegar udara, sabun wangi, pembersih tangan, deterjen, dan bahan-bahan pembersih memancarkan aroma harum atau wewangian.
c.    Hindari posisi tidur dengan posisi wajah menghadap ke atas, karena orang yang tidur telentang bernapas lebih cepat dan jaringan tubuh menjadi terdeoksigenasi. Hal ini dapat memperburuk sejumlah masalah pernapasan dan peredaran darah, termasuk asma.
d.    Hewan peliharaan di rumah.

4.    Hidup bersih. Hilangkan alergen (pemicu alergi) mulai dari kamar tidur, seperti debu dan bulu, juga asap dan bau dari perapian, lilin, dupa dan bahkan pengharum ruangan. Bantal dan selimut dari bulu, buku-buku lama, surat kabar dan barang-barang lainnya harus bersih, rapi bila  kamar perlu singkirkan atau buang yang tak perlu.

5.    Jaga dan perhatikan berat badan ideal.

6.    Lebih memperhatikan olahraga pagi. Namun jika asma menyerang jangan berolah raga. Jika merasa sehat, lakukan pemanasan selama 10 menit dan mulai berolah raga ringan. Bila sulit mengatus pernafasan, merasa lelah dan lemah, hentikan olahraganya. Tak ada salahnya, konsultasikan ke dokter kapan waktu berolahraga yang baik.

7.    Sering-seringlah bermain atau melakukan aktivitas di luar ruangan dibawah sinar matahari s/d pukul 09.00 pagi.

8.    GANTI KARPET dengan ubin keras, kayu, atau lantai linoleum.

9.    Gunakan vacuum cleaner yang memiliki filter HEPA (high efficiency particulate air), dan mengubah filter dan membersihkan rumah secara teratur.

10.    Cuci sprei dan sarung bantal seminggu sekali. Gunakan bantal berbahan lateks alami yang terbuat dari pohon karet. Tapi tidak ada, gunakan bantal berbahan busa dengan sarung bantal yang terbuat dari bahan katun murni. Gunakan bantal hypoallergenic, yang biasanya terbuat dari busa. Sedangkan selimut harus dicuci setiap enam bulan.

11.    Hindari makanan berikut ini :

a.    Hindari makanan pemicu alergi
b.    Lemon atau Limun Buatan. Meminum lemon atau air jeruk nipis sungguhan jauh lebih bagus karena rasanya lebih segar dan penderta asma dapat bernapas lebih lega.
c.    Menghindari kandungan sulfit dalam makanan (pengawet, sulfur dioksida, kalium bisulfit atau kalium metabisulfit, natrium bisulfit, natrium metabisulfit atau natrium sulfit). Sulfit biasanya ditemukan pada wine, udang, selai serta sayuran kaleng, Bir, Anggur, Minuman Fermentasi Lain dan minuman yang mengandung sulfit.
d.    Buah kering atau Sayuran Kering seperti kismis, nanas, aprikot dan cranberry, ceri maraschino dan guacamole.
e.    Acar
f.    Kentang kemasan
g.    Udang beku. Lebih baik konsumsi udang segar.
h.    Daging panggang karena kandungan karbonnya bisa membentuk senyawa yang mencegah obat asma bekerja secara optimal, bahkan bisa memicu serangan asma meskipun sudah mengonsumsi obat.
i.    Makanan Lain yang Mengandung Sulfit seperti asparagus, daun bawang, pati jagung, telur, bawang putih, selada, sirup maple, salmon, produk kedelai dan tomat.

12.    Redakan asma dengan pola makan dan asupan nutrisi yang baik untuk mencegah dan mengontrol asma, yaitu dengan :

a.    Mengonsumsi banyak buah-buahan dan sayur.
b.    Mengonsumsi vitamin D (susu, telur, ikan salmon)
c.    Mengurangi asupan garam dan meningkatkan omega 3 ( (ikan dan biji-bijian)
d.    Minum madu, lemon atau teh jahe kukus
e.    Bubuk kunyit dan susu. Satu sendok teh bubuk kunyit dengan segelas susu yang diminum 2 sampai 3 kali sehari.
f.    Campuran 1 sendok makan madu dengan setengah the bubuk kayu manis
g.    Bawang putih dan jahe yang direbus dalam susu. Rebus 8 sampai 10 siung bawang putih dan jahe dalam setengah cangkir susu dan mengonsumsinya pada malam hari.

h.    Beberapa penelitian menemukan bahwa hipnotis efektif mengatasi beberapa gangguan medis, seperti untuk mengendalikan serangan asma. Hanya saja kita harus yakin bahwa terapis hipnoterapinya harus yang sudah ahli dan benar-benar berpengalaman.

i.    Gunakan TERAPI TERTAWA, karena tertawa memberikan efek pembersihan atau mirip dengan pernapasan dalam yang sangat membantu bagi orang yang memiliki gangguan pernapasan seperti asma. Banyak bergaul dengan orang yang berpikiran positif, terbuka dan ceria.

j.    Perawatan kecantikan botox juga bisa meringankan gejala asma.

k.    Gunakan obat herbal alami seperti Rosemary yang dapat mengurangi keparahan serangan asma, atau buah dan daun Legundi mengandung senyawa golongan flavonoid, terpenoid, maupun sterol.

Sumber : health.detik.com, catatandokter.com dan berbagai sumber.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: