10 Keunggulan Pengobatan Herbal Alami

Perbedaan pengobatan kimia sintetis (obat kimiawi) dengan pengobatan herbal sebenarnya tidak perlu dipertentangkan. Keduanya bisa dibilang saling melengkapi. Dimana orang yang sudah terlanjut menggunakan pengobatan kimia sintetis biasanya akan lebih mempercepat penyembuhannya bila dia pun menggunakan pengobatan herbal secara bersamaan.

Hanya saja, untuk pemeliharaan kesehatan dan pengobatan jangka panjang, akan jauh lebih baik bila kita menggunakan pengobatan herbal.

Satu persatu mari kita bahas perbedaan mendasar antara pengobatan kimia sintesis dengan pengobatan herbal.

Pertama, pengobatan kimia sintesis lebih banyak berasal dari negeri barat sehingga orientasinya pun ke barat. Sementara pengobatan herbal lebih banyak digali dari timur. Seperti pengobatan dari timur, seperti timur tengah, asia, terlebih dari cina, jepang, korea, india, dan indonesia.

Kedua, bahan pengobatan kimia sintesis tentu saja menggunanakan bahan kimia. Sementara pengobatan herbal menggunakan bahan alami atau organik.

Ketiga, daya serap pengobatan kimia sintesis lebih berkisar antara 50 s/d 80% sementara daya keterserapan pengobatan herbal adalah rata-rata 90%.

Keempat, pengobatan kimia sintetis lebih diarahkan untuk menghilangkan gejala-gejalanya saja dan hanya bersifat sympthomatis, yaitu hanya untuk mengurangi penderitaannya saja. Sementara pengobatan herbal lebih bersifat holistik yaitu diarahkan pada sumber penyebab penyakit dan perbaikan fungsi serta organ-organ yang rusak. Dengan kata lain, pengobatan herbal juga bersifat kuratif artinya benar-benar menyembuhkan, karena pengobatannya pada sumber penyebab penyakit.

Kelima, pengobatan kimia sintetis lebih ditujukan pada pengobatan kuratif. Sifatnya darurat, harus segera diberikan dan diberikan pada saat penderia sakit. Sementara itu pengobatan dengan herbal alami lebih bersifat preventif, promotif dan bisa diberikan baik pada sakit maupun pada saat sehat.

Keenam, pengobatan kimia sintetis bisa bersifat antibiotik (racun bakteri) bisa juga bersifat non antibiotik. Disisi lain, obat kimia sintetis juga bersifat paliatif, artinya penyembuhan yang bersifat spekulatif. Bila tepat penyakit akan sembuh, bila tidak endapan obat akan menjadi racun yang berbahaya. Karenanya pengobatan kimia sintetis lebih diutamakan untuk penyakit-penyakit yang sifatnya akut (butuh pertolongan segera) seperti asma akut, diare akut, patah tulang, infeksi akut dan lain-lain.

Sementara pengobatan herbal lebih bersifat suportif dan probiotik. Artinya mampu mencegah dan mendukung upaya pengobatan dengan cara yang lebih alami.

Ketujuh, pengobatan kimia sintetis khasiatnya lebih cepat (reaksi cepat) tetapi destruktif dalam penggunaan jangka panjang yang pada akhirnya bisa melemahkan organ tubuh lain, terutama jika dipakai terus-menerus dalam jangka waktu lama.

Sementara pengobatan herbal meski khasiatnya lebih lambat tetapi konstruktif, yaitu mampu memperbaiki organ dan membangun kembali organ-organ, jaringan atau sel-sel yang rusak.

Kedelapan, pengobatan kimia sintetis bisa menimbulkan efek samping, seperti iritasi lambung dan hati, kerusakan ginjal, dan mengakibatkan lemak darah.

Sementara pengobatan herbal relatif hampir tidak ada efek samping namun beberapa obat herbal ada reaksi balasnya (reaksi positif), asalkan diramu oleh herbalis berpengalaman dan lulus uji lab.

Kesembilan, pengobatan kimia sintetis dalam jangka panjang bisa melemahkan sistem imun tubuh kita, sementara pengobatan herbal justru mampu meningkatkan sistem imun dengan hasil yang lebih baik.

Karenanya, tidaklah mengherankan bahwa pengobatan hebal lebih diutamakan untuk mencegah penyakit, pemulihan penyakit-penyakit komplikasi menahun, serta jenis penyakit yang memerlukan pengobatan lama.

Kesepuluh, kebanyakan kandungan pada pengobatan kimia sintetis sangat jarang tercantum label halal. Karenanya kebanyakan obat kimia sintetis mengandung “zat meragukan” atau “zat berbahaya”. Sementara pengobatan herbal halal karena murni dari tumbuhan atau alam. Mayoritas obat herbal berlabel halal, tercantum LP POM MUI.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: