IRIDOLOGI, Mengungkap Misteri Penyakit Melalui Mata

IRIDOLOGI bisa mengungkap penyakit dan potensi penyakit yang ada dalam tubuh manusia.

Diagnosis pada mata dalam ilmu Iridoogi bisa membantu menentukan penyakit secara cukup akurat. Dan inilah beberapa contoh penyakit-penyakit yang bisa dilihat dari mata beserta penjelasan ringkasnya :

AUTOIMUN / INFEKSI DI SELURUH TUBUH
 Interaksi sistem kekebalan tubuh dengan mata juga dapat memberikan informasi tentang penyakit autoimun atau infeksi di seluruh tubuh. Seorang dokter mata David Ingvoldstad, pertama kali menyatakan bahwa penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis, lupus dan bahkan risiko stroke dapat dilihat melalui kondisi kesehatan mata seseorang.

DEMENSIA
 Reaksi mata terhadap cahaya dapat mengidentifikasikan demensia yang terkait perubahan sinyal di mata.

DIABETES.
 Diabetes disebabkan karena terlalu banyak gula dalam darah yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan penyakit ginjal. Tinggi kadar gula darah merusak pembuluh darah kecil di retina, menyebabkan kebocoran darah dan lemak.

HIPERTENSI / TEKANAN DARAH TINGGI
 Kondisi ini menempatkan beban tambahan pada jantung dan pembuluh darah yang meningkatkan resiko serangan jantung atau stroke. Tekanan darah tinggi menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah di retina. Para ahli mata akan melihat semacam gigitan di pembuluh darah di mana mereka saling serang atau perdarahan di belakang retina mata. Juga adanya penebalan dinding pembuluh darah bersama dengan penyempitan pembuluh pada mata.

KANKER USUS BESAR
 Peneliti sedang mempelajari bagaimana bintik gelap di bagian belakang mata berhubungan dengan beberapa jenis kanker usus besar.

KOLESTEROL TINGGI
 Kolesterol merupakan zat lemak dalam darah yang dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Gejala yang dilihat pada mata adalah potongan-potongan kolesterol dapat melepaskan diri dari deposit dalam tubuh dan menuju kedalam pembuluh darah retina. Para ahli mata akan melihat penyumbatan kecil berwarna kekuningan di pembuluh darah arteri. Terlihat juga garis putih tipis berwarna yang melingkari bagian dari mata yaitu di iris karena kolesterol terdeposit dalam mata.

MULTIPLE SCLEROSIS
 Multiple sclerosis adalah kecacatan neurologis yang dapat menyebabkan berbagai gejala kelelahan untuk masalah memori. Gejala dilihat pada mata diantaranya terdapat pembengkakan pada saraf optik, menurunnya ketajaman penglihatan yang kadang disertai nyeri, penglihatan kabur, dan kepekaan terhadap cahaya.

PENYAKIT TERTENTU
 Peradangan pada saraf optik juga dapat menjadi sinyal penyakit tertentu.

STROKE
 Stroke disebabkan oleh penyumbatan atau pendarahan di otak. Pasien mungkin memiliki serangkaian stroke kecil tanpa menyadarinya sebelum penderitaan besar yang dapat mengakibatkan kelumpuhan atau kematian.

Menurut National Eye Institute, pembekuan darah di arteri leher dan kepala yang mungkin menyebabkan stroke sering terlihat sebagai emboli retina, atau pembekuan dalam pembuluh darah kecil pada mata.

Gumpalan dalam pembuluh darah kecil di retina dapat mengisyaratkan risiko stroke. Mata dapat membantu memprediksi risiko stroke yang sangat penting untuk orang dengan penyakit jantung dan faktor-faktor risiko stroke.

Pengujian pada mata akan mengungkapkan gumpalan atau partikel kecil dari kolesterol bergerak melalui pembuluh darah di retina saat pemeriksaan mata, yang dapat menunjukkan bahwa seseorang mungkin telah mengalami stroke.

PENYAKIT TIROID
 Kelenjar tiroid di leher menghasilkan hormon yang mengatur metabolisme. Penyakit dapat diebabkan oleh sesuatu yang terlalu banyak atau terlalu sedikit, tergantung permasalahannya. Gejala pada mata biasanya bisa dilihat dari bola mata yang melotot atau menonjol.

TUMOR
 Jika terjadi pembengkakan sebagian dari saraf optik, penurunan penglihatan pada bidang simetris, dan melemahnya visualisasi dari kedua bola mata, mungkin pasien memerlukan evaluasi terhadap tumor yang langka.

TUMOR OTAK
 Tumor dalah pertumbuhan jaringan yang dapat menyebabkan kanker (ganas) atau non-kanker (jinak). Gejala yang dilihat pada mata yaitu pembengkakan saraf optik dapat menjadi tanda kemungkinan tumor otak.

Para ilmuwan kini sedang berusaha untuk memajukan pengetahuan tentang penyakit tertentu yang tampak melalui pemeriksaan mata.

Ilmuwan lain juga sedang mempelajari apakah dengan menjaga kondisi mata agar tetap sehat memiliki pengaruh terhadap kesehatan bagian tubuh lainnya.

Sumber : http://health.detik.com, http://lifestyle.okezone dan berbagai sumber.

KANKER KELENJAR GETAH BENING

Awas, berhati-hatilah. Kanker Kelenjar Getah Bening itu Bisa Menyerang Hati, Paru dan Otak !

Kelenjar getah bening adalah bagian dari sistem pertahanan tubuh kita. Kelenjar getah bening ibarat pabrik yang membuat sel-sel darah putih, dan tubuh kita memiliki kurang lebih sekitar 600 kelenjar getah bening, namun hanya di daerah submandibular (bagian bawah rahang bawah; sub: bawah;mandibula:rahang bawah), ketiak atau lipat paha yang teraba normal pada orang sehat.

KANKER GETAH BENING (LIMFOMA) adalah kanker segala usia yang menyerang sel darah putih yang terkumpul di dalam kelenjar getah bening. Kanker ini adalah kanker ganas yang berkaitan dengan sistem limfatik.

Kanker sendiri merupakan sel yang tumbuh dan terus menggandakan diri secara tidak terkontrol. Sedang sistem limfatik bagian penting dari sistem kekebalan tubuh yang bertugas dalam membentuk pertahanan alamiah tubuh melawan infeksi dan kanker. Cairan limfatik dalam tubuh adalah cairan putih menyerupai susu yang mengandung protein lemak dan limfosit yang semuanya mengalir ke seluruh tubuh lewat pembuluh limfatik.

Dari uraian diatas, maka dapatlah dikatakan bahwa Limfoma bisa dibilang sebagai kanker yang tumbuh akibat perubahan genetik (mutasi gen) sel limfofit (sel darah putih yang bertanggungjawab atas pertahanan alami tubuh) yang sebelumnya normal menjadi tidak normal dan ganas.

Kanker getah bening :

 Bisa menyerang limpa dan sumsum tulang
 Bisa tumbuh di saluran pencernaan perut dan hati
 Dapat dideteksi dengan pemeriksaan integral : Sinar X, CT Scan, PET Scan, pemeriksaan darah, hingga beberapa biopsi. Biopsi sendiri merupakan penentuan stadium dengan cara pengambilan contoh jaringan tubuh pasien yang diduga terkena kanker getah bening.

Urutan Stadium :

 Stadium I, limfoma hanya terdapat pada kelenjar getah bening.
 Stadium II, limfoma menyerang dua atau lebih kelenjar getah bening pada satu sisi dada atau perut.
 Stadium III, limfoma menyerang dua atau lebih kelenjar getah bening juga berada di dua sisi dada dan perut
 Stadium IV, limfoma menyerang kelenjar getah bening dan organ lain, seperti sumsum tulang, hati, paru-paru dan otak.

Hingga saat ini setidaknya ada 43 jenis limfoma. Namun bila dilihat dari klasifikasinya, kanker getah bening terbagi atas Limfoma Hodgkin (Kanker Getah Bening Hodgkin) dan Limfoma Non Hodgkin (NHL) yang keduanya memiliki karakteristik dan gejala yang berbeda.

NHL merupakan kanker tercepat ketiga pertumbuhannya setelah kanker kulit dan paru-paru, yang banyak terjadi pada orang dewasa, dengan angka tertinggi pada rentang usia 45 – 60 tahun. Selain itu, Limfoma non-Hodgkin juga bisa merupakan komplikasi dari AIDS.

GEJALA

 Gejala awal secara fisik ditandai antara lain : dengan benjolan yang kenyal, tidak terasa nyeri, mudah digerakkan, dan tidak ada tanda-tanda radang di suatu tempat atau di seluruh tubuh.

 Biasanya menyerang di bagian leher (pembengkakan kelenjar getah bening pada leher), ketiak, pangkal atau lipat paha, sumsum tulang, hati, perut, limpa, namun jarang sekali di bagian otak.

 Setelah itu timbul gejala : rasa lelah yang terus menerus, batuk-batuk dan sesak nafas, gatal-gatal, demam tanpa sebab atau demam yang sangat berkepanjangan dengan suhu lebih 38 derajat Celsius, keringat sering keluar malam hari atau keringat dingin pada malam hari, dan berat badan cepat merosot lebih dari 10% dalam 6 bulan.

Gejala pada Anak-Anak

 Pada awalnya gejala kanker getah bening pada anak-anak adalah masuknya sel-sel limfoma ke dalam sumsum tulang, darah, kulit, usus, otak dan tulang belakang; bukan pembesaran kelenjar getah bening.

 Masuknya sel limfoma ini menyebabkan anmeia, ruam kulit dan gejala neurologis (misalnya kelemahan dan sensasi yang abnormal).

 Biasanya yang membesar adalah kelenjar getah bening di dalam, yang menyebabkan:
 Pengumpulan cairan di sekitar paru-paru sehingga timbul sesak nafas
 Penekanan usus sehingga terjadi penurunan nafsu makan atau muntah
 Penyumbatan kelenjar getah bening sehingga terjadi penumpukan cairan.

Jangan menunda untuk mengambil langkah-langkah penting apabila gejala-gejala yang disebutkan di atas sudah terlihat. Semakin cepat diobati semakin besar harapan untuk sembuh.

PENYEBAB

 Bisa disebabkan oleh infeksi dari berbagai organisme, yaitu bakteri, virus, protozoa, riketsia atau jamur.

 Umumnya pada penyakit kanker hampir selalu disertai oleh susunan dan jumlah khromosom yang tidak normal. Kelainan khromosom pada limfoma dapat disebabkan oleh : infeksi virus EBV (Epstein-Barr Virus) dan paparan bahan kimia dari polutan, makanan dan minuman. Termasuk didalamnya yang berasal dari pemanis buatan, pewarna buatan dan perasa buatan.

 Secara khusus, infeksi menyebar ke kelenjar getah bening dari infeksi kulit, telinga, hidung atau mata.

 Pikiran yang tidak tenang atau stressfull, kemarahan yang meledak-ledak, kesedihan yang teramat dalam, dengki, dan irihati semua itu akan memicu secara tidak langsung terjadinya kanker melalui neurotransmitter yang dikeluarkan pada setiap prilaku yang negatif tersebut.

DAMPAK

Dampak yang terjadi karena limfoma tergantung dari bagian mana yang terserang. Namun dampak yang biasanya terjadi antara lain adalah :
 Gangguan menelan.
 Gangguan pernafasan
 Berkurangnya nafsu makan
 Sembelit berat
 Nyeri perut
 Pembengkakan tungkai.
 Jika limfoma menyebar ke dalam darah bisa terjadi leukemia. Limfoma dan leukemia memiliki banyak kemiripan. Limfoma non-Hodgkin lebih mungkin menyebar ke sumsum tulang, saluran pencernaan dan kulit.
 Jika dibiarkan, maka penderita Limfoma NHL dapat meninggal lebih cepat.

PENGOBATAN

Diagnosis yang tepat dan pengobatan yang dilakukan sedini mungkin adalah cara terbaik untuk meningkatkan harapan hidup.

Kanker kelenjar getah bening dapat disembuhkan melalui beberapa cara sesuai dengan diagnosis, level stadium, umur, kondisi badan, serta kebutuhan dan keinginan penderita, seperti : Kemoterapi yang disertai dengan konsumsi obat-obatan, Radioterapi (atau bisa juga radioterapi, kemoterapi dan obat-obatan), Terapi Antibodi Monoclonal, Terapi Radiasi, Transpalansi, Pembedahan dan Terapi eksperimental.

Pengobatan-pengobatan seperti di atas dapat menimbulkan efek samping negatif seperti :
 Kerontokan rambut
 Mual dan muntah
 Demam dan keringat pada malam hari
 Merasa lelah
 Penurunan berat badan akibat hilangnya nafsu makan.

Bila ingin menghindari efek samping tersebut, Anda dapat mempertimbangkan alternatif pengobatan kanker getah bening dengan pengunaan terapi herbal alami.

MILIKI POLA HIDUP DAN POLA PIKIR POSITIF

1. Berupaya menjadi pribadi yang berpikir konstruktif.
2. Olah raga secara teratur sesuai usia
3. Cukup minum dan istirahat
4. Batasi pekerjaan di malam hari dan pastikan jumlah waktu tidur cukup dan berkualitas.
5. Hindari kerja lembur yang berulang dan berlebihan
6. Hindari sumber polusi
7. Berserah diri dan berdoa memohon kesembuhan hanya kepada-Nya, serta lakukan “pendekatan doctoral” dengan cara memiliki pola hidup sehat dan pola pikir yang positif.

TERAPI HERBAL ALAMI TERSTANDAR

Penggunaan herbal alami terstandar, kini cukup dapat diandalkan untuk keluhan Kanker Kelenjar Getah Bening (Limfoma). Ada sejumlah testimoni dari pasien-pasien yang sudah disembuhkan di Herbal Shop. Karenanya, untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap silakan datang langsung ke Herbal Shop, atau hubungi nomor ini : 0263 5050 421.

Perempuan Ingin Lebih Sehat, Tirulah Laki-Laki…

Hidup seperti pria menurut sebuah studi baru seperti dikutip dari Timesofindia, Selasa (18/9/2012) menunjukkan, bahwa dengan mengadopsi beberapa kebiasaan atau gaya hidup laki-laki bisa membuat perempuan jadi lebih bahagia, lebih sehat dan bahkan membantu menurunkan berat badan.

Caranya :
1. Bergabung dengan tim olahraga
2. Tinggalkan rutinitas sejenak
3. Percayalah dengan keputusan sendiri
4. Melakukan satu hal pada suatu waktu
5. Olahraga dan memperkuat otot

Sumber : health.detik.com

Inilah Pengobatan Alternatif Hepatitis C

HEPATITIS C merupakan penyakit yang menurunkan kualitas hidup. Indonesia menempati peringkat ketiga penderita hepatitis terbanyak di dunia setelah India dan China dengen jumlah penderita diperkirakan 30 juta orang mengidap hepatitis B dan C. Mengingat pentingnya bahaya penyakit ini, maka tiap tanggal 28 Juli diperingati sebagai Hari Hepatitis Dunia.

Hepatitis berarti pembengkakan pada hati. Secara umum ada tujuh macam virus yang dapat menyebabkan munculnya penyakit hepatitis yang disebut Hepatitis A, B, C, D, E, F dan G. Namun dari ketujuh virus itu, yang paling sering menyebabkan infeksi adalah virus Hepatitis A, B, C dan E.

Hepatitis C mempunyai tingkat keparahan yang paling tinggi dibanding Hepatitis A dan B. Virus hepatitis C adalah virus yang secara genetik amat variatif dan memiliki angka mutasi tinggi, sehingga memungkinkan generasi virus yang beraneka ragam. Akibatnya belum ada vaksin yang berhasil dibuat untuk mencegah infeksi virus hepatitis C.

Banyak macam dari virus Hepatitis C. Dalam banyak kasus, virus yang masuk ke dalam tubuh, mulai hidup di dalam sel hati, mengganggu aktivitas normal dari sel tersebut, lalu menggunakan mesin genetik dalam sel untuk menduplikasi virus Hepatitis C kemudian menginfeksi sel lain yang sehat.

Infeksi virus Hepatitis C (VHC) telah menjadi suatu pandemi atau wabah global. Menurut WHO, orang yang terkena VHC lebih banyak daripada yang terinfeksi virus HIV. Virus Hepatitis C sangat pandai merubah dirinya dengan cepat. Secara genetik ia amat variatif dan memiliki angka mutasi tinggi, sehingga memungkinkan generasi virus yang beraneka ragam. Sekarang ini ada sekurang-kurangnya enam tipe utama dari virus Hepatitis C (yang sering disebut genotipe) dan lebih dari 50 subtipenya.

Genotipe tidak menentukan seberapa parah dan seberapa cepat perkembangan penyakit Hepatitis C, akan tetapi genotipe tertentu mungkin tidak merespon sebaik yang lain dalam pengobatan.

Hal ini merupakan alasan mengapa tubuh tidak dapat melawan virus dengan efektif. Akibatnya belum ada vaksin yang berhasil dibuat untuk mencegah infeksi virus hepatitis C.

FAKTA

  • 15% dari kasus infeksi Hepatitis C adalah akut, artinya secara otomatis tubuh membersihkannya dan tidak ada konsekwensinya. Sayangnya 85% dari kasus, infeksi Hepatitis C menjadi kronis dan secara perlahan merusak hati bertahun-tahun. Dalam waktu tersebut, hati bisa rusak menjadi sirosis (pengerasan hati), stadium akhir penyakit hati dan kanker hati.
  • Sirosis terjadi pada 10-20 persen penderita hepatitis C kronik, dan kanker hati terjadi pada 1-5 persen penderita hepatitis C kronik dalam waktu 20-30 tahun. Serta sekitar 90 persen orang yang baru terinfeksi penyakitnya akan terus berkembang menjadi infeksi kronik.
  • Sekitar 75 persen orang yang terinfeksi hepatitis C tidak memiliki gejala saat pertama kali didiagnosis, dan 25 persen sisanya mengeluh kelelahan
  • Di seluruh dunia diperkirakan ada sekitar 130-170 juta orang yang terkena hepatitis C, dan sekitar 70-80 persen menjadi infeksi kronis.
  • Hepatitis C tewaskan lebih banyak orang daripada HIV.

GEJALA :

Mayoritas orang yang menderita Hepatitis C tidak merasakan dan tidak menunjukkan gejala. Bahkan mereka tidak tahu dan tidak menyadari karena penyakit tersebut tidak menunjukkan gejala yang spesifik di tahap awal.

Gejalanya baru muncul setelah penyakit itu parah, kerusakan hati muncul atau lebih dari 10 tahun kemudian. Atau baru diketahui melalui tes medis rutin. Kalau pun ada, tidak spesifik. Gejala yang muncul tidak bisa langsung dikorelasikan dengan hepatitis. Karena sifatnya sebagai Infeksi terselubung (silent infection) itulah, maka seolah gejalanya seringkali terlewatkan.

Penyakit ini membutuhkan waktu lama untuk jadi parah, sekitar 30-40 tahun. Sirosis hati minimal butuh 20-30 tahun, kanker hati berkembang 20-30 tahun.

Dengan gejala-gejala yang samar, kita harus mewaspadai bila ada gejala-gejala seperti dibawah ini karena kadang dapat menyebabkan kondisi akut pada hati dengan gejala-gejala yang berlangsung selama beberapa minggu, seperti:

>>  Lelah hingga kelelahan ekstrim atau kelelahan kronis

>>  Mual, mules, muntah, hilang selera makan / kehilangan nafsu makan yang buruk

>>  Sakit / nyeri perut

>>  Nyeri otot, nyeri sendi atau demam

>>  Nyeri di daerah hati

>>  Urin menjadi gelap

>>  Kulit atau mata menjadi kuning (jaundice) jarang terjadi.

>>  Pada tahap awal infeksi, kondisi kulit dan mata yang menguning jarang terjadi.

>>  Adanya peningkatan kadar enzim di hati pada awal diagnosis.

PENYEBAB

  • Disebabkan oleh virus Hepatitis C (HCV= Hepatitis C virus) yang harus diperangi, karena paling sering berkembang menjadi kronis. Virus Hepatitis C masuk ke sel hati, menggunakan mesin genetik dalam sel untuk menduplikasi virus Hepatitis C, kemudian menginfeksi banyak sel lainnya.

DAMPAK

  • Dalam beberapa kasus,Hepatitis C dapat menyebabkan peningkatan enzim tertentu pada hati, yang dapat dideteksi pada tes darah rutin. Walaupun demikian, beberapa penderita Hepatitis C kronis mengalami kadar enzim hati fluktuasi ataupun normal.
  • Meskipun demikian, sangat perlu untuk melakukan tes jika anda pikir anda memiliki resiko terjangkit Hepatitis C atau jika anda pernah berhubungan dengan orang atau benda yang terkontaminasi. Satu-satunya jalan untuk mengidentifikasi penyakit ini adalah dengan tes darah.
  • Infeksi dan peradangan hati kronis yang bisa berujung pada sirosis. Sirosis terjadi pada 10-20 persen penderita hepatitis C kronik.
  • Kanker hati yang merupakan penyebab tersering transplantasi hati, terjadi pada 1-5 persen penderita hepatitis C kronik dalam waktu 20-30 tahun.
  • Sekitar 80 persen orang yang baru terinfeksi penyakitnya akan terus berkembang menjadi infeksi kronik.

PENULARAN

  • Melalui kontak langsung dengan darah atau produknya (berdarah karena terpotong atau mimisan, darah menstruasi).
  • Jarum, alat tindak, atau alat tajam lainnya yang terkontaminasi
  • Perlengkapan pribadi : sikat gigi, alat cukur atau alat manicure).
  • Resiko terinfeksi Hepatitis C melalui hubungan seksual lebih tinggi pada orang yang mempunyai lebih dari satu pasangan.
  • Jarang terjadi dari ibu yang terinfeksi Hepatitis C ke bayi yang baru lahir atau anggota keluarga lainnya. Namun jika sang ibu juga penderita HIV positif, resiko menularkan Hepatitis C sangat lebih memungkinkan.
  • Ibu menyusui tidak menularkan Hepatitis C.
  • Hepatitis C tidak ditularkan melalui pelukan, jabat tangan, bersin, batuk, berbagi alat makan dan minum, kontak biasa, atau kontak lainnya yang tidak terpapar oleh darah.
  • Seorang yang terinfeksi Hepatitis C dapat menularkan ke orang lain 2 minggu setelah terinfeksi pada dirinya.
  • Lewat darah yang jalan utama infeksinya berasal dari transfusi darah atau produk darah yang belum diskrining (pemeriksaan), saling tukar jarum suntik oleh pengguna narkoba suntik (injecting drug user/IDU), heroin, serta jarum atau alat tato dan tindik yang tidak steril.
  • Spa ikan bisa tularkan HIV dan Hepatitis C

PENCEGAHAN

  • Proses transfusi darah harus melewati screening terhadap kemungkinan adanya virus hepatitis C untuk mencegah penularan.
  • Teh hijau bisa menangkal Hepatitis B, dimana Flavonoid yang terkadung dalam teh hijau bisa mencegah virus hepatitis C (HCV) masuk ke hati.
  • Ekstra hati-hati bila ada darah, jangan sampai terkena darah orang lain.

PENGOBATAN

  • Penggunaan obat untuk menyembuhkan infeksi hepatitis C memerlukan waktu yang sangat lama. Infeksi akan benar-benar dapat dipulihkan dalam dua atau tiga tahun menjalani pengobatan.
  • Jika obat-obatan standar hepatitis C tersebut ditambahkan dengan suplemen vitamin B12 maka kombinasi pengobatan ini mampu meningkatkan kemampuan tubuh untuk menjauhkan virus penyebab penyakit tersebut.
  • Penelitidari National Cancer Institute Amerika Serikat menemukan, kopi bisa memperlambat perkembangan penyakit hati pada penderita hepatitis C kronis. Diketemukan pasien yang minum 3 cangkir atau lebih kopi per hari berisiko 53% lebih rendah mengalami perkembangan penyakit hati dibandingkan mereka yang tidak minum kopi.
  • Konsumsi makanan sehat dan hindari alkohol. Alkohol akan memperparah kerusakan hati anda, baik anda dalam pengobatan ataupun tidak
  • Istirahat cukup dan menjalankan olah raga yang rutin.

TERAPI HERBAL & ALTERNATIF

Selain Anda bisa menggunakan pengobatan medis standar, Anda juga bisa menggunakan pengobatan pelengkap untuk mengurangi gejala dan meminimalkan efek samping obat. Sehingga diharapkan penderita mendapat pengurangan kelelahan, peningkatan kekebalan tubuh dan perbaikan fungsi saluran pencernaan.

Beberapa pengobatan pelengkap yang bisa menjadi pilihan Anda:

1. Tanaman bunga Milk thistle (Silybum marianum) diyakini dapat mengurangi peradangan hati dan mempunyai efek antivirus terhadap infeksi hepatitis C. Selain itu juga bisa mengurangi kadar virus hepatitis C di tubuh pasien yang tidak merespon terhadap interferon. Herbal ini dinyatakan sangat aman, dengan efek samping yang sangat sedikit.

2. Akar licorice (Glycyrrhiza glabra) bisa mengurangi komplikasi hepatitis C (termasuk kanker hati) dan memperbaiki fungsi hati. Akar licorice bisa dikonsumsi sendiri atau dipadukan dengan herbal lain. Dalam sebuah studi, pasien yang mengonsumsi kombinasi akar licorice, milk thistle dan beberapa herbal lainnya mengalami perbaikan jumlah enzim-enzim hati (penanda kerusakan hati dan peradangan).

3. Ekstrak timus diambil dari kelenjar timus sapi diyakini meningkatkan kekebalan tubuh pasien hepatitis C. Akan tetapi, belum cukup studi untuk mengkonfirmasi teori ini.

4. Ginseng, selainmeningkatkan kekebalan tubuh juga bisa membantu fungsi hati. Akan tetapi, belum ada studi spesifik yang melihat manfaat ginseng pada pasien hepatitis C.

5. Lactoferrin merupakan protein yang ditemukan pada susu. Komponen ini juga terdapat pada air mata dan air ludah. Beberapa studi kecil telah menemukan bahwa saat dikonsumsi sebagai suplemen diet, lactoferrin bisa menurunkan kadar virus hepatitis C dalam darah dan memperbaiki fungsi hati.

6. Pengobatan lain termasuk pijat, chiropractic, akupunktur dan terapi relaksasi. Meskipun terapi ini belum diteliti melalui studi ilmiah, beberapa pasien melaporkan mengalami pengurangan rasa sakit, dan dirasakan dapat membantu mengurangi efek samping yang ditimbulkan pengobatan medis standar.

Sumber : HealthDetik.com, medicastore.com, Mayoclinic, republika.co.id, mediaindonesia.com

Ibu Bronchitis Menahun, Anak Paru…

KP atau TBC paru, bisa ada di mana-mana. Bisa di tulang, ginjal, usus, kulit, otak, tetapi lebih sering di paru. Biasanya, lama pengobatan sekitar 6 – 12 bulan terus-menerus. Sebelum dan sesudah pengobatan berlangsung, sebaiknya dilakukan pemeriksaan hati, karena obat KP yang berbahan dasar kimia sintetik tergolong obat keras yang bisa menimbulkan efek samping, yaitu bisa merusak hati.

Sebagai penyakit yang menular, akibat dari KP ini bisa fatal akibatnya. Antara lain batuk berdarah. Karenanya, janganlah dekat-dekat dengan penderita TBC.

Berikut testimoni yang disampaikan Ibu SUMIATI (30 tahun, Kampung RT 05/RW 02 Hulur Desa Tanjungsari Sukaluyu) yang mengidap penyakit bronchitis dan ada benjolan agak besar di tenggorokan.

Berbagai obat sudah saya coba, namun hasilnya belum ada. Saya khawatir, penyakit saya ini dan juga benjolan di tenggorokan saya ini terus membesar. Namun syukur Alhamdulillah, dengan seijin Allah dan setelah berobat ke Herbal Shop, sekarang benjolannya sudah kecil. Bronhitisnya sendiri alhamdulillah sudah tidak terasa lagi.

Saya sangat percaya, pakai Herbal jauh lebih baik, aman dan tanpa efek samping. Dan yang lebih penting lagi, harganya relatif murah dan terjangkau. Obat herbal cocok untuk saya, juga keluarga saya.

Anak saya pun, NURNI RAHMI yang masih kelas 5 SD sempat mengidap sakit paru-paru cukup lama. Dua-duanya paru-parunya sudah terkena. Karena penyakitnya itu, pertumbuhannya sedikit terganggu. Sekarang alhamdulillah anak saya sudah sembuh. Ia kini lebih sehat, lebih bugar, dan kami terus mengkonsumsi obat herbal alami dari Herbal Shop.

AMANDEL, Bisa Menimbulkan Komplikasi Serius

Amandel adalah salah satu organ terpenting yang terdapaat dalam tubuh yang dimana berfungsi sebagai penyaring bakteri agar tidak masuk kedalam tubuh manusia. Saat bakteri dan virus memasuki tubuh melalui hidung atau mulut anda, amandel berperan sebagai filter—menyelimuti organisme yang berbahaya tersebut dengan sel-sel darah putih. Saat amandel sudah kewalahan memblokir infeksi bakteri atau virus, maka terjadilah yang dinamakan tonsilitis.

Radang Amandel (Tonsilitis) adalah suatu bagian dari jaringan limfa yang terletak di kedua sisi bagian belakang tenggorokan. Amandel ini akan mengalami pembesaran atau radang jika terjadi infeksi baik oleh bakteri atau virus. Tapi biasanya amandel tersebut akan kembali ke bentuk semula setelah infeksi berakhir.

Radang amandel umumnya dialami anak-anak usia 5-15 tahun. Kondisi amandel yang menyerang anak bisa berbeda-beda.

DAMPAK
1. Sakit tenggorokan kronis atau berulang
2. Bau mulut
3. Gangguan menelan dan nafsu makan jadi hilang
4. Tersumbatnya jalan pernapasan bagian atas yang ditandai dengan dengkuran
5. Terhentinya jalan pernapasan saat tidur
6. Radang dan infeksi amandel bisa berlangsung lama sesuai kondisinya. Jika kondisi infeksi dan peradangan sudah akut, ketika radang berlangsung kurang dari 3 minggu. Dalam kondisi kronis, frekuensi infeksi mencapai 7 kali setiap tahun, atau 10 kali dalam 2 tahun, atau pun 3 kali dalam 1 tahun selama 3 tahun berturut-turut.
7. Keluhan amandel yang ringan biasanya muncul saat daya tahan anak drop. Namun, dalam kondisi parah, pengangkatan amandel seringkali perlu dilakukan oleh dokter THT.
8. Bila tidak segera ditangani dengan baik, lengkap dan cepat, radang amandel dapat menimbulkan berbagai komplikasi seperti infeksi pada telinga, dan sinus, abses atau bisul pada tenggorokan sehingga harus dilakukan operasi untuk mengeluarkan nanah, menurunkan sistem kekebalan tubuh anak hingga gangguan tumbuh-kembang pada anak.

GEJALA :
1. Disekitar amandel berwarna merah sehingga menimbulkan bintik-bintik berwarna putih.
2. Tenggorokan terasa kering dan kerongkongan terasa sakit ketika makan (atau radang setelah mengonsumsi es krim)
3. Kesulitan untuk menelan makanan (rasa sakit/nyeri saat menelan)
4. Berasa sakit/nyeri kepala
5. Tubuh merasa kedinginan (badan terasa menggigil) dan terkadang disertai demam tinggi. Demam terkadang diikuti flu, batu dan pilek, sakit kepala, bau mulut, mual atau muntah-muntah, dan pembesaran kelenjar getah bening di sekitar leher.
6. Terjadi pembesaran dan pembengkakan pada kelenjar getah bening yang terdapat pada sekitar rahang dan leher. Nyeri pada tenggorokan sehingga leher menjadi membesar.
7. Kehilangan suara atau suara bindeng.
8. Gejala lain yang bisa terjadi : badan terasa pegal-pegal, kelelahan atau lesu, kesulitan bernafas, mendengkur, nafsu makan buruk.

HINDARI :
• Es krim dan makanan dingin yang memiliki temperatur di bawah suhu tubuh bisa memicu radang amandel yang dimilikinya bertambah parah
• Makanan atau minuman yang terlalu panas, terlalu dingin, asam atau terlalu pedas akan menimbulkan iritasi yang menyebabkan sakit saat menelan atau memperberat radang amandelnya

PENYEBAB :
 Radang amandel umumnya disebabkan oleh adanya bakteri dan virus yang masuk melalui rongga mulut dan hidung. Biasanya dikarenakan infeksi virus (coxsackie virus, adenovirus atau Epstein-Barr virus) atau bakteri dari Group A Streptococcus, antara lainbakteri yang menyebabkan terjadinya radang tenggorokan (Streptococcus pyogenes).
 Radang amandel ini dapat menular dan berkembang jika terlalu berhubungan dekat dengan penderita amandel melalui kontak fisik. Pada umumnya radang amandel disebabkan oleh kesalahan dalam konsumsi makanan yang banyak mengandung bahan pengawet, perasa, pemanis buatan dan pewarna kimia yang dapat menyebabkan peradangan pada amandel (seperti ice cream, permen, makanan kecil yang menggunakan bahan pengawet dsb).
 Kurangnya konsumsi vitamin C. Dalam 1 (satu) hari minimal tubuh membutuhkan vitamin C sebanyak 500 mg dan di seimbangkan oleh vitamin dan komponen gizi serta nutrisi lainnya.
 Terlalu sering mengkonsumsi makanan yang dengan selera pedas.
 Kurangnya konsumsi air putih mineral setiap hari. Konsumsi minimal 8-10 gelas per hari atau setara dengan 1,5-2 liter perhari.
 Perhatian yang kurang dari sadar kebersihan ketika sebelum dan menyentuh makanan, misalnya mencuci tangan.

SOLUSI :
1. Jika disebabkan oleh bakteri, berikan obat antibiotik untuk menghilangkan infeksi tersebut.
2. Jika disebabkan oleh virus, usahakan untuk banyak minum air putih
3. Mengonsumsi makanan yang lunak
4. Berikan obat untuk mengurangi gejala yang ada.
5. Jika sudah kronis atau tidak bisa lagi diatasi dengan obat, maka harus dilakukan operasi untuk mengangkat amandel yang meradang tersebut. Setelah dilakukan operasi biasanya pasien akan diberikan es krim, karena es krim ini memiliki temperatur yang dingin sehingga bisa membantu menutup kapiler-kapiler (pembuluh darah kecil). Operasi amandel ini menimbulkan luka terbuka dan tidak semuanya dijahit, karena hanya pembuluh besarnya saja yang dijahit sehingga dengan mengonsumsi es krim bisa membantu menutup luka agar tidak gampang berdarah. Dan proses penyembuhannya pun berbeda-beda sekitar 5 hari sampai seminggu
6. Mengkonsumsi makanan-makanan yang lunak
7. Minum air putih hangat dalam jumlah yang besar.
8. Hindari udara yang terlalu dingin.
9. Memperbanyak makan buah.
10. Mengkonsumsi makanan yang yang telah dimasak / matang.
11. Jalani pola hidup bersih, dan selalu cuci tangan sebelum mengambil makanan dan makan.
12. Hindari anak dari orang-orang atau lingkungan yang banyak dihuni oleh penderita flu.
13. Istirahat yang cukup

TERAPI HERBAL ALAMI

Radang amandel bisa disembuhkan denga madu racikan khusus yang disinergikan dengan herbal lain. Radang amandel juga diyakini dapat disembuhkan dengan Sambung Nyawa, Sambiloto, Habbatussauda, dan Jus Manggis. Hanya saja, hati-hati dengan obat herbal, karena di pasaran kini beberapa diantaranya diduga palsu, asal produsennya tidak jelas (sulit diakses dan dihubungi), dan tidak sedikit yang tidak memenuhi ketentuan BPOM RI.

Karenanya, belilah hanya di tempat terpercaya, seperti di Herbal Shop misalnya….🙂

Sumber : balita-anda.com, healthDetik.com, dan berbagai sumber.

Awas, STROKE Kini Lebih MEMATIKAN daripada Serangan JANTUNG !

Di Indonesia, pemicu kematian paling banyak sekarang ini adalah penyakit-penyakit yang terkait otak (penyakit serebrovaskular yang berhubungan dengan otak) seperti Stroke, bukan lagi serangan jantung. Jumlah penderita stroke kini cenderung semakin meningkat.

Orang yang menderita stroke seringkali tidak menyadari bahwa sesuatu telah terjadi di dalam otaknya, karenanya sebagaimana biasanya, penderita tetap melanjutkan aktivitasnya sehari-hari. Penderita stroke kini semakin muda, dan stroke dapat terjadi pada siapa saja, mulai anak-anak hingga orang tua. Seiring dengan pertambahan usia, risiko seseorang untuk terkena stroke semakin tinggi. Pria lebih berisiko terkena stroke dibandingkan wanita.

Stroke menyerang secara diam-diam, tanpa gejala yang jelas, sering tidak terdiagnosis atau diobati dengan cepat. Stroke terjadi akibat suplai oksigen dan nutrien ke otak terganggu karena pembuluh darah retak atau pecah.Kerusakan yang terjadi itu hanya terdeteksi bila pasien menjalani prosedur pemindaian khusus MRI.

Setiap tiga menit, seseorang meninggal dunia karena stroke. Sementara kejadian stroke terjadi setiap 45 detik. Kasus kematian akibat stroke pun cukup sering terjadi, kurang lebih mencakup 8 dari 1.000 kematian di Indonesia.

Secara teknis, stroke atau serangan jantung terjadi akibat suplai oksigen dan nutrien ke otak terganggu (disebabkan oleh kurangnya aliran darah ke otak), karena pembuluh darah atau menyempitnya pembuluh darah yang membuat pembuluh darah “retak” atau pecah, karena tidak bisa menahan tingginya tekanan darah.

Jika yang tersumbat pembuluh darah ke otak (sehingga fungsi otak bisa hilang sebagian atau seluruhnya secara cepat), maka itulah yang disebut stroke. Jika yang tersumbat adalah pembuluh darah ke jantung, maka kondisi itu disebut serangan jantung. Keduanya bisa mengakibatkan kematian secara mendadak.

Stroke hampir selalu terjadi pada pasien yang menderita pembesaran dan pelemahan pembuluh darah

DAMPAK
 Pada hasil pemindaian pasien stroke, sel-sel sehat yang mati mengakibatkan gumpalan darah yang masuk ke otak, dan tampak lubang gelap berisi cairan
 Ingatan jadi terganggu dan terjadi penurunan daya ingat
 Menurunkan kualitas hidup penderita juga kehidupan keluarga dan orang-orang di sekelilingnya, dan mengalami penurunan kualitas hidup yang lebih drastis
 Kecacatan fisik maupun mental pada usia produktif dan usia lanjut
 Kematian dalam waktu singkat. Dalam kasus serangan stroke secara mendadak, jika pembuluh darah di sekitar otak sudah pecah, maka itu berakibat fatal bagi korban. Jika tidak segera diatasi, stroke bisa mengakibatkan kematian.

GEJALA.
 Kenali sejak dini gejala stroke. Namun karena setiap bagian otak memiliki fungsi tertentu, maka gejala dan tanda stroke pada setiap individu sangat bervariasi, tergantung pembuluh darah mana yang terkena dan bagian otak mana yang terganggu.
 Kita perlu mewaspadai bahwa gejala stroke itu tersamar. Dengan mengenali gejala stroke, maka kita dapat segera memberikan perawatan yang tepat, menyelamatkan nyawa, dan juga dapat membantu proses pemulihan.
 Perlu diperhatikan, gejala stroke pada wanita seringkali berbeda dari gejala pada umumnya, seperti perubahan status kejiwaan, bingung, hilang orientasi dan hilang kesadaran.

Gejala Stroke Ringan
Jangan remehkan Stroke Ringan, yang justru lebih berbahaya. Gejala stroke ringan mirip dengan stroke biasa. Gejala stroke ringan, sangat tergantung bagian mana dari sistem peredaran darah dan otak Anda yang terkena. Namun yang sering terjadi adalah :

1. Masalah atau gangguan penglihatan di salah satu atau kedua mata, termasuk penglihatan ganda dan kebutaan sementara. Kesulitan untuk melihat pada salah satu atau kedua mata, mengalami pandangan ganda, tampak gerakan yang tidak nyata, atau pandangan kabur, atau kebutaan.
2. Pusing, bingung dan lemah / badan lemas,
3. Kebingungan, termasuk sulit memahami atau berbicara. Gangguan atau kesulitan berbicara dan memahami ini termasuk berbicara dengan intonasi kacau.
4. Sulit berjalan atau tidak dapat berjalan (ataxia).
5. Kehilangan ingatan atau kesadaran secara tiba-tiba
6. Kesulitan koordinasi tangan dan lengan
7. Lemah atau lumpuh di satu sisi tubuh, seperti kelumpuhan pada wajah dimana wajah tampak turun di salah satu sisi), atau kelumpuhan (lumpuh mendadak) pada anggota tubuh lain seperti lengan atau kaki pada sisi tubuh yang terjadi tiba-tiba.

Bila Anda mengalami gejala di atas, Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter. Stroke ringan adalah ancaman sekaligus peluang bagi Anda. Disebut ancaman karena sebagai peringatan adanya risiko stroke berat di masa mendatang. Disebut peluang karena Anda memiliki peluang mencegahnya.

Selain memeriksa gejala, dokter akan menanyakan riwayat kesehatan Anda, termasuk bila Anda memiliki risiko stroke karena tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, merokok dan penyakit jantung tertentu. Pemeriksaan fisik mencakup pemeriksaan neurologis untuk mengevaluasi tingkat kesadaran, sensasi, dan fungsi (visual, motorik, bahasa) dan menentukan penyebab, lokasi, dan tingkat stroke.

Dokter Anda akan mengevaluasi jalan napas, pernapasan, dan sirkulasi dan tanda-tanda vital (yaitu, nadi, respirasi, suhu badan). Kepala (termasuk telinga, mata, hidung, dan tenggorokan) dan ekstremitas juga diperiksa untuk membantu menentukan penyebab dari stroke dan mengesampingkan kondisi lain yang menghasilkan gejala yang sama.

Gejala Stroke lainnya yang sering terjadi :
 Mendadak mati rasa. Melemah atau mati rasa bebal mendadak di sekitar wajah.
 Pusing atau kehilangan keseimbangan, mengalami sakit kepala berat tanpa penyebab yang jelas.
 Tidur terus, kejang, emosi berubah, gangguan daya ingat
 Gangguan atau kehilangan keseimbangan, kesulitan untuk seimbang hingga hilang kesadaran, vertigo, terhuyung, sukar berjalan dan tersandung ketika berjalan.
 Gangguan orientasi tempat, waktu dan orang, gangguan menelan cairan atau makanan padat, mendadak pusing, nyeri kepala, pingsan bahkan koma. Sering deg-degan atau adanya gangguan irama jantung, berpotensi untuk memicu serangan stroke.
 Mendengkur (ngorok) bisa menjadi indikasi awal sekaligus mempunyai risiko untuk menderita tekanan darah tinggi dan komplikasinya seperti stroke.
Tanda-tandanya adalah nafas seperti mengorok dan mulut berbusa.
 Denyut atau detak jantung yang sering tidak teratur atau “atrial fibrillation” (fibrilasi atrium), atau bahkan ada denyut yang hilang.

Gunakan metode “FAST” untuk mendeteksi gejala stroke.
• F – Face (wajah). Mintalah penderita untuk senyum, lalu lihat apakah salah satu sisi wajah mereka terlihat turun.
• A – Arm (tangan). Minta mereka untuk mengangkat kedua tangan, apakah salah satu tangan tidak bisa diangkat.
• S – Speech (berbicara). Minta mereka untuk mengulang satu kalimat yang Anda ucapkan, lalu perhatian apakah mereka berbicara dengan suara yang aneh.
• T – Time (waktu). Jika Anda menemukan ketiga gejala diatas, segera bawa korban ke pusat kesehatan atau rumah sakit terdekat.

JENIS STROKE : Stroke terjadi ketika oksigen dan aliran darah terputus dari otak.

 Sebagian besar stroke terjadi adalah STROKE ISKEMIK (ischemic, non-hemoragik), atau stroke ringan, karena bekuan darah yang terbentuk pada pembuluh darah (trombosis) atau pada tempat lain dan mengikuti aliran darah (emboli) yang juga menyuplai darah ke jaringan otak.

Stroke iskemik disebabkan penyumbatan pembuluh darah, dan terjadi ketika pembuluh darah utama terhalang oleh plak, gumpalan darah atau bentuk lemak lain, yaitu terjadi ketika asupan oksigen ke bagian tertentu dari otak terhalang sebentar, lalu kembali normal. Halangan tersebut biasanya disebabkan oleh penyempitan arteri otak karena aterosklerosis atau gumpalan darah kecil yang terbawa masuk dari tempat lain dalam tubuh dan menyumbat arteri otak.

Salah satu penanda yang paling mudah dikenali saat seseorang akan terkena stroke adalah penyumbatan pembuluh darah sementara atau disebut Transient Ischemic Attack (TIA). Sekitar 15%-20% dari pasien yang mengalami stroke terlebih dulu mengalami TIA.

Kebanyakan stroke ringan hanya berlangsung kurang dari sepuluh menit hingga beberapa jam dengan gejala yang bersifat temporer. Bila berlanjut lebih dari 24 jam maka dikategorikan sebagai stroke biasa

Untuk memastikan penyebab stroke ringan : lakukan pemeriksaan CT (computed tomography) atau MRI (magnetic resonance imaging) pada otak Anda. Kondisi jantung dan sirkulasi darah dengan menggunakan Doppler, MRA (magnetic resonance angiography) atau rontgen jantung.

 STROKE HEMORAGIK (hemmorrhagic stroke), yaitu ketika pembuluh darah dalam otak pecah (pecahnya pembuluh darah) dan darah mengalir ke dalam otak. Stroke ini disebabkan oleh robeknya dinding pembuluh darah perdarahan di otak atau pada permukaan otak, kasus ini hanya diderita oleh sekitar 15-20 persen penderita.

Serangan stroke – baik stroke iskemik akut maupun stroke perdarahan – kini semakin menyerang pada kalangan orang muda, walau pun jauh lebih banyak menyerang pada usia lanjut. Stroke atau sering disebut penyakit jantung merupakan penyebab kematian tertinggi untuk kategori penyakit tidak menular. Karenanya ada Hari Stroke Sedunia yang diperingati tiap tanggal 20 Oktober, dan ada Yayasan Stroke Indonesia untuk memerangi “silent killer” ini.

PENYEBAB. Terdapat lima faktor risiko stroke utama yang dapat dikelola untuk mencegah stroke yaitu :

1. Tekanan darah tinggi (hipertensi).
2. Kebiasaan merokok. Merokok, terutama rokok mentol karena lebih berisiko 2 kali lipat menyebabkan Stroke rokok non-mentol.
3. Kurangnya aktivitas fisik. Jarang, malas dan tidak lagi sempat untuk berolahraga (kurang olahraga).
4. Penderita Diabetes Melitus. Bila penderita memiliki riwayat Diabetes, maka penderita diabetes dua kali lebih besar terkena Stroke.
5. Fibrilasi Atrium.

Faktor risiko atau faktor pemicu stroke bisa beragam, antara lain :

1. Dapat dipicu dari Diabetes Melitus, Hipertensi (memiliki tekanan darah yang tinggi), penderita Tiroid, penyakit paru menahun, Hemofilia, Konstipasi (susah buang air besar), atau Obesitas (kelebihan berat badan)
2. Penyakit jantung atau detak jantung tak teratur. Mempunyai penyakit jantung koroner atau pernah mengalami serangan jantung, gagal jantung, kelainan jantung bawaan, dan penyakit jantung structural.
3. Hiperkolesterol (kadar kolesterol normal jika ukurannya 160-200 mg sedangkan masuk kondisi berbahaya jika sudah di atas 240 mg karena bisa menyebabkan berbagai penyakit pembuluh darah dan stroke)
4. Kelainan tidur yang menyebabkan lupa bernafas (sleep apnea)

5. Perubahan gaya hidup maupun kondisi lingkungan, antara lain :
a. Gemar menyantap makanan cepat saji atau kebiasaan mengkonsumsi makanan yang tidak sehat lainnya.
b. Buruknya kondisi lingkungan, perubahan cuaca dan udara kota yang sudah tercemar oleh polutan.
c. Terlalu lelah dan banyak mengeluarkan tenaga.
d. Stress dalam durasi yang lama, suasana hati tak nyaman, marah-marah, hati bergejolak.
e. Kurang tidur. Tidur kurang dari 6 jam picu Stroke
f. Kebiasaan makan tidak teratur baik jumlah maupun porsinya, minuman beralkohol atau kopi secara berlebihan, dan makanan berlemak.

6. Mendadak duduk dan bediri, atau bangun dari tempat tidur.
7. Hamil.
8. Penggunaan obat yang tak tepat, seperti obat penurun darah yang digunakan tak sesuai untuk jenis penyakitnya. Juga terlampau banyak mengkonsumsi vitamin E secara rutin dapat meningkatkan resiko terjangkit stroke hemoragik (terjadinya pendarahan di otak) sebesar 22 persen.
9. Seiring bertambahnya usia berkisar 60 tahun atau berusia di atas 40 tahun.
10. Fast Food Tingkatkan Resiko Stroke, selain penyakit jantung dan kegemukan.
11. Kopi, seks dan membuang ingus bisa memicu stroke pada pasien yang menderita pembesaran pembuluh darah

PENCEGAHAN. Tips Mencegah Terjadinya Stroke :

1. Cegah kekambuhan stroke dengan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin paling tidak satu tahun sekali, seperti mengontrol tekanan darah, gula darah, mengontrol berat badan dan mengurangi berat badan jika berlebih, serta mengontrol kadar kolesterol.
2. Banyak tersenyum, dan atasi stres dengan hidup tenang dan teratur.
3. Tidur teratur dan cukup tidur.
4. Kurangi makanan berkadar natrium dan lemak tinggi.
5. Berhenti merokok, konsumsi alkohol, dan narkoba.
6. Lakukan diet rendah kalori dan gula bagi penderita diabetes.
7. Hidup aktif, lakukan olahraga, dan latihan fisik yang teratur. 8. Hati-hati bila ada gejala timbul stroke.
8. Pelihara hubungan baik dan harmonis dengan keluarga dan lingkungan.
9. Makanlah coklat hitam (murni) secara teratur dan sedikit gila (bukan coklat cusu), karena hasil riset membuktikan cokelat lah yang menurunkan risiko serangan stroke, baik untuk kesehatan jantung dan memberikan ketenangan (dan rasa senang). Namun terlalu banyak makan cokelat dapat mengakibatkan kontraproduktif. Bagi yang memiliki risiko penyakit ginjal diharapkan berhati-hati dalam mengkonsumsi cokelat. Karena makanan tersebut dapat meningkatkan ekskresi ‘oksalat’ dan kalsium sebanyak tiga kali lipat.

S O L U S I

Stroke sebetulnya bisa dicegah dan bisa diobati. stroke sangat mungkin terjadi kapan saja. Yang perlu diingat adalah stroke sangat mungkin dicegah.

Penderita stroke dapat diselamatkan dari kematian dan cacat bila dilakukan pengobatan yang cepat, tepat dan akurat pada waktu terjadi serangan, khususnya stroke yang bukan pendarahan.
Hal penting yang perlu diketahui oleh kita adalah bagaimana mencegah kejadian awal, mengidentifikasi faktor risiko, dan mengobati faktor risiko tersebut

1. Kenali gejala stroke agar pasien segera mendapat pertolongan.
2. Tidak merokok dan berhenti merokok
3. Mengatur, menjaga dan kontrol dengan ketat tekanan darah tinggi, tekanan darah normal dan kontrol gula darah bagi penderita diabetes, kebiasaan merokok, kolesterol tinggi dan obesitas, perubahan detak jantung, dan kendalikan penyakit degeneratif, seperti : hipertensi, diabetes mellitus, penyakit jantung, kolesterol tinggi, dan penyakit lainnya

4. Berolahraga teratur dan aktif melakukan aktivitas fisik.
a. Aktif secara fisik, olahraga minimal 30 menit, tiga sampai lima kali seminggu.
b. Hindari obesitas dengan menjaga berat badan dalam ukuran normal. Untuk yang bertubuh gemuk, disarankan mulai berdiet dengan mengurangi jumlah kalori yang dimakan sehari-hari dan olahraga setiap hari, misalnya dengan jalan cepat setengah jam.

5. Mengontrol dan biasakan pola makan yang sehat :
a. Hindari pola makan berlebihan dan tinggi lemak atau tinggi garam
b. Hindari soda diet dan minuman beralkohol
c. Kurangi asupan sodium dan kolesterol
d. Perhatikan porsi dan frekuensi makan.
e. Rajin konsumsi sayur dan buah. Buah dan sayuran perlu disediakan setiap hari, lebih banyak makan sayur dan buah, lebih baik.
f. Konsumsi banyak makanan kaya akan magnesium seperti sayuran berdaun hijau, kacang, padi-padian dan buncis.
g. Lebih hati-hati dalam memilih vitamin E sebagai suplemen harian karena melakukannya dapat meningkatkan resiko terjangkitnya beberapa jenis serangan stroke.
h. Konsumsi minyak zaitun secara rutin, menurut sejumlah riset dapat menurunkan risiko terkena Stroke.Karenanya, minyak zaitun kini akan menjadi cara yang murah dan mudah untuk membantu mencegahnya stroke.

6. Hindari dan kelola stress dengan baik, benar, bijak dan tepat.

7. Hindari kehamilan diatas usia 35 tahun.
a. Kehamilan di atas usia 35 tahun lebih beresiko meningkatkan peluang seorang wanita terkena serangan jantung dan stroke. Karenanya waspadai bila wanita hamil mengeluhkan sakit di dada, terutama bagi ibu yang terlambat memiliki anak.
b. Stroke selama kehamilan dan persalinan seringkali terkait dengan tekanan darah tinggi, obesitas, dan faktor kesehatan lain dari sang Ibu.

8. Tidur sekitar 6-8 jam per harinya, dan sembuhkan atau kurangi dengkuran, karena itu upaya itu dapat mengurangi risiko stroke, serangan jantung dan kanker.

9. Jika pernah terkena stroke, pertimbangkan program rehabilitasi stroke menyeluruh yang dibantu oleh ahli terapis yang dapat membantu memperbaiki fungsi bicara, okupasi dan fisik.

10. Penanganan
a. Bila Anda telah terkena stroke ringan, dokter akan memberikan obat-obatan pencegah penggumpalan darah untuk mengurangi risiko berulangnya stroke, yaitu anti-koagulan dan anti-platelet. Aspirin adalah jenis obat yang paling banyak diberikan pada pasien pasca stroke.
b. Bila pembuluh arteri di leher Anda mengalami penyempitan berarti, pembedahan atau stent arteri carotid mungkin dilakukan untuk mengoreksinya.

11. Laksanakan ajaran agama dengan benar.

BILA STROKE MENYERANG, maka lakukan perawatan terhadap pasien stroke perdarahan harus dilakukan di intensive care unit (ICU).

1. Korban stroke harus dibawa ke rumah sakit dalam waktu tiga jam untuk memperoleh penanganan dan obat yang akan membantu menghancurkan gumpalan darah yang mengganggu. Tiga jam adalah waktu kritis yang menentukan bagi penderita stroke.

a. Periode emas penanggulangan stroke adalah 3-6 jam setelah gejala awal terjadi. Bila belum tiga jam sudah tertangani dokter yang tepat di rumah sakit, kemungkinan besar pasien bisa tertolong dan sembuh kembali. Namun, jika sudah lebih dari tiga jam tapi belum enam jam, pasien masih akan tertolong meskipun mengalami kecacatan ringan.

b. Setelah enam jam pasien bisa mengalami kecacatan yang berat atau kematian. Lebih dari waktu itu berbahaya sebab sel otak kalau sudah mati tidak ada regenerasi. Karena itu makin cepat diobati makin baik sebelum enam jam.

2. Pasien stroke cukup beruntung bila bisa segera sampai ke ruang gawat darurat guna mendapat pengobatan yang tepat, dan dengan terapi fisik, bisa berhasil memulihkan beberapa keterampilan motorik yang pernah mereka miliki.

3. Jika didapatkan volume perdarahan lebih dari 30 cc, perdarahan intraventrikuler dengan hidrosefalus atau keadaan pasien secara klinis cenderung memburuk.

4. Keberhasilan terapi stroke sangat ditentukan oleh kecepatan tindakan pada stadium akut, yang artinya makin lama upaya rujukan ke rumah sakit atau makin lama waktu antara saat serangan dengan waktu pemberian terapi, berarti makin buruk prognosisnya.

TERAPI HERBAL ALAMI TERSTANDAR :

Lakukan pengobatan terapi herbal alami untuk pencegahan dan segera mengobati segala gangguan sirkulasi tubuh, terutama yang difokuskan untuk mengurangi resiko terjadinya penggumpalan darah.

Guna membantu mengobati gejala atau penyakit Stroke, Herbal Shop Cianjur menyediakan lebih kurang 30 jenis herbal alami. Alhamdulillah, Herbal Shop selama ini telah membantu sejumlah penderita stroke untuk mendapatkan kesembuhan dan kesehatannya kembali.

Salah satu Herbal Alami unggulan dari Herbal Shop untuk penyakit Stroke adalah Jus Manggis Xamthone Plus. Informasi lebih lengkap beserta kajian pakar mengenai kedahsyatan ekstrak juice manggis, dapat dibaca di link ini : http://XamthoneBismillah.wordpress.com

Sumber : healthDetik.com,Republika.co.id, MajalahKesehatan.com, e-samarinda.com dan berbagai sumber.